Desentralisasi Perencanaan Pendidikan: Ancaman Disparitas Mutu atau Peluang Inovasi Lokal

Authors

  • Moh. Alamsuryaningrat Universitas KH. Muhktar Syafaat Blokagung Banyuawangi
  • Siti Aimah Universitas KH. Muhktar Syafaat Blokagung Banyuawangi

Keywords:

Desentralisasi Pendidikan, Perencanaan Pendidikan, Disparitas Mutu, Inovasi Lokal, Kebijakan Pendidikan.

Abstract

Penelitian ini menganalisis desentralisasi perencanaan pendidikan di Indonesia, menelaah apakah praktik ini lebih condong pada potensi disparitas mutu antardaerah atau justru menjadi peluang inovasi lokal yang signifikan. Tujuan utama studi ini adalah mengeksplorasi dampak kebijakan desentralisasi terhadap kualitas dan pemerataan pendidikan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan atau kegagalan implementasinya di tingkat daerah. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus multidimensi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan di berbagai tingkatan (pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, dan orang tua), observasi partisipatif, serta analisis dokumen kebijakan dan laporan evaluasi pendidikan dari beberapa provinsi dan kabupaten/kota yang menunjukkan variasi dalam capaian mutu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi perencanaan pendidikan memicu perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya dan pengambilan keputusan. Meskipun terdapat kekhawatiran mengenai munculnya disparitas mutu akibat kapasitas dan komitmen daerah yang bervariasi, ditemukan pula bukti kuat adanya tren inovasi lokal yang berhasil meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan di daerah tertentu. Inovasi ini seringkali muncul dari adaptasi kurikulum, pengembangan program ekstrakurikuler yang unik, atau kemitraan strategis dengan komunitas dan industri lokal. Disparitas mutu lebih banyak disebabkan oleh kesenjangan kapasitas manajerial dan fiskal daerah, bukan semata-mata oleh desentralisasi itu sendiri.

 

References

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2020). Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2020. https://www.bpk.go.id

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Laporan Kinerja Kemendikbud Tahun 2020. Jakarta: Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Capaian Indikator Kinerja Sektor Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2022. https://www.kemdikbud.go.id

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2021). Kajian Tata Kelola Dana Pendidikan: Risiko Korupsi dalam Pengelolaan BOS dan DAK Fisik Pendidikan. Jakarta: KPK.

SMERU Research Institute. (2022). Disparitas Mutu Pendidikan Dasar di Indonesia: Kajian Empiris dan Rekomendasi Kebijakan. Jakarta: SMERU.

World Bank. (2020). Improving Education Quality in Indonesia: Evidence and Policy Recommendations. Washington, DC: World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1521-8

Yuwono, T., & Harjanto, T. (2021). Desentralisasi Pendidikan di Indonesia: Antara Harapan dan Realitas. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Daerah, 12(1), 45–59. https://doi.org/10.31219/osf.io/dp4f8

Suryadarma, D., & Jones, G. W. (2019). Education in Indonesia: A White Elephant? Singapore: ISEAS Publishing.

UNESCO. (2021). Global Education Monitoring Report 2021: Non-state actors in education. Paris: UNESCO Publishing. https://www.unesco.org/reports/global-education-monitoring-report/2021

Pratikno, T. (2020). Politik Pendidikan Daerah dalam Era Otonomi: Studi tentang Perencanaan Pendidikan di Kabupaten. Jurnal Politik dan Pemerintahan Lokal, 5(2), 77–93.

Downloads

Published

2025-07-05

How to Cite

Alamsuryaningrat, M. ., & Aimah, S. (2025). Desentralisasi Perencanaan Pendidikan: Ancaman Disparitas Mutu atau Peluang Inovasi Lokal . Annizhom: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan, 7(2), 10–14. Retrieved from https://ejournal.stai-arridhobagansiapiapi.ac.id/index.php/annizhom/article/view/64